Kategori
Ibadah Dzikir Dan Doa

Jawaban Ketika Mendengar Adzan Dan Iqamah

Jawaban adzan, keutamaan menjawab adzan, keutamaan menjawab iqamah, jawaban iqamah

Setiap hari Selama lima kali kita mendengar Seruan Adzan dan juga iqomah, Bagaimana Jawaban Adzan dan Iqamah saat di kumandangkan? Dan Apa saja keutamaan menjawab Adzan Dan Iqamah?


Jawaban Ketika Mendengar Adzan

Disunnahkan bagi seseorang yang mendengar panggilan muadzin (mendengar adzan) dan orang yang iqamah untuk menjawab panggilan tersebut dengan ucapan yang sama dengan muadzin kecuali pada kalimat “Hayya ‘Alas Sholat, Hayya ‘Alal Falah”.

Karena Pada dua kalimat adzan tersebut kita di anjurkan untuk membaca “La Haula Wala Quwwata Illa Billahil ‘Aliyyil ‘Adzim”.

Dan ketika sampai pada kalimat “Asholatu Kharum Minan Nauum” Kita di anjurkan untuk membaca “Sodaqta Wa Barorta” Ada pula yang mengatakan, ketika sampai pada kalimat “Assholatu Khoirum Minan Nauuum” Kita di anjurkan membaca “Shodaqo Rasulullahi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam”, “Assholatu Khairum Minan Nauum”.

Jawaban Ketika Mendengar Iqamah

Ketika seseorang tersebut mendengar iqomah maka ucapkanlah:

اَقَامَهَا اللّهُ وَأَدَمَهَا

“Aqomahallu Wa Adamaha”

Artinya: Semoga Allah Menetapkan dan Melanggengkan terhadap Ibadah Sholat.

Dan setelah muadzin mengucapkan:

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّهِ

“Ash-Hadu Anna Muhammadar Rasulullah”

Jawablah dengan kalimat berikut ini:

وَاَنَا اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّهِ

“Wa Ana Ash-Hadu Anna Muhammadar Rasulullah”

Artinya : ” Dan Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah utusan Allah.

Doa Setelah Adzan

Ketika sudah selesai mengikuti bacaan muadzin, seseorang yang mendengar adzan tersebut di anjurkan untuk membaca sholawat dan salam kepada Nabi Shollallahu ‘Alaihi wasallam.

Setelah membaca sholawat dan salam untuk nabi kemudian berdoa dengan doa berikut ini:


اَللّهُمَّ رَبَّ هذِهِ الدَّعْوَةِ التَّآمَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَآئِمَةِ، آتِ مُحَمَّدَانِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًامَحْمُوْدَانِ الَّذِىْ وَعَدْتَهُ اِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Bacaan Doa Setelah Adzan Latin

“Allaahumma robba haadzihid da’watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, ‘aaliyatar rofii’ah, wab’atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa’adtah, innaka laa tukhliful mii’aadz.”

Arti Bacaan Doa Setelah Adzan

“Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-wasilah (derajat di surga), dan al-fadhilah (keutamaan) kepada nabi Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” 

Kemudian setelah membaca doa diatas, silahkan melanjutkan dengan berdoa sesuai keinginanya baik berupa keinginan dunia dan akhirat.

Dalil Seputar Adzan Dan Iqamah

  1. Diriwayatkan dari Abi Sa’id Al-Khudri Radliyallahu ‘Anhu, Dia Berkata : “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersabda:” Ketika Kalian mendengar panggilan (adzan), maka ucapkanlah sebagaimana yang muadzin ucapkan.”.” (HR: Bukhari dan Muslim)
  2. Dalam kitab Shahihnya imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abdullah bin Amr bin Ash Radliyallahu ‘Anhuma, bahwasanya ia mendengar Rasulullah bersabda:”Ketika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah sebagaimana yang di ucapkan muadzin, kemudian bacalah sholawat atasku, karena barangsiapa membaca sholawat atasku sekali, Allah akan memberikan balasan shalawat (Rahmat) kepadanya 10 kali lipat, kemudian mohonlah kepada Allah untuk wasilah karena Aku, Karena sesungguhnya wasilah itu adalah tempat di surga, barang siapa meminta wasilah karena aku, Halal baginya safaatku.(HR: Muslim)
  3. Dari Sayyidina Umar ibn Khatab Radliyallahu ‘Anhu, Ia Berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersabda: ” Ketika Muadzin berkata : ‘Allahu Akbar-Allahu Akbar’, Maka salah datu dari kalian ucapkanlah ‘Allahu Akbar-Allahu Akbar’, Kemudian ketika muadzin mengucapkan ‘ Asyhadu An Laaa Ilaaha Illallah, ucapkanlah ‘Asyhadu An Laaa Ilaaha Illallah, Ketika muadzin mengucapkan Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah, ucapkanlah ‘ Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah, kemudian ketika muadzin mengucapkan : Hayya ‘Alas Sholah, ucapkanlah : La haula Wala Quwwata Illa Billah, Kemudian ketika muadzin mengucapkan Hayya ‘Alal Falah, Ucapkanlah La haula Wala Quwwata Illa Billah, ketika muadzin mengucapkan : Allahu Akbar Allahu Akbar, ucapkanlah: Allahu Akbar-Allahu akbar, Kemudian ketika muadzin mengucapkan Laaa Ilaaha Illallah, ucapkanlah Laaa Ilaaha Illallah. (HR.Muslim)
  4. Dari Sayyidina Sa’d bin Abi Waqash Radliyallahu Anhu, Dari Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi wasallam, Rasulullah bersabda: Barangsiapa ketika mendengar muadzin mengucapkan : Asyhadu An Laaa Ilaha Illallahu Wahdahu Laaa Syariikalah, Wa Anna Muhammadan ‘Abduhu Wa Rasuluhu, Radlitu billahi Robba, wa bi Muhammadin Rasuula, Wa bil Islami diina, Maka Allah Mengampuni dosa orang tersebut. Di dalam riwayat yang lain : Barangsiapa ketika mendengar mengucapkan : “Wa Ana Asyhadu”. (HR. Muslim)
  5. Di dalam sunan Abi daud, Dari Sayyidah Aisyah Radliyallahu Anha dengan sanad yang shahih: ” Sesungguhnya Rasulullah Shollallahu Alaihi wasallam ketika mendengar muadzin mengucapkan Tasyahud, Rasulullah berkata: ” Wa Ana Wa Ana.”.
  6. Dari Sayyidina Jabir bin Abdullah Radliyallahu Anhuma, Sesungguhnya Rasulullah shollallahu Alaihi wasallam bersabda: Barangsiapa ketika mendengar Adzan mengucapkan: Allahumma Robba Hadzihi Da’watittaammah, Washolatil Qaaiamah, Ati Muhammadanil wasiilata wal fadhilah, wab’atshu maqomam mahmuda Alladzi Wa Ad’tah, halal baginya syafaatku di hari qiyamah (HR.Bukhari)
  7. Di dalam kitab Ibnu Suni dari Muawiyah : Ketika Rasulullah Shollallahu Alaihi wasallam mendengar muadzin mengucapkan: “Hayya ‘Alal Falah”, Rasulullah berdoa: Allahummaj ‘Alna Minal Muflihiin”.
  8. Di dalam Sunan Abu Dawud dari Rajul dari Syahr ibn Ausyib dari Abi Umamah Al-bahili, Atau dari sebagian sahabat Nabi Shollallahu Alaihi wasallam, Sesungguhnya Bilal melakukan Iqamah, ketika bilal Mengucapkan : ” Qod Qomatis Sholat, Nabi berkata: ” Aqomahallahu Wa Adamaha”, dan Muadzin mengucapkan lafadz-lafadz iqamat sebagaimana haditsnya Umar di dalam Adzan.
  9. Di dalam kitab Ibnu Suniy, Dari Abi Hurairah Radliyallahu Anhu, ketika Abi Hurairah mendengar muadzin menetapkan sholat. Abu hurairah berdoa: “Allahumma Robba Hadzihid da’watit tammah, Washolatil Qooimah, Sholli Ala Muhammadin, Wa Aatihi su’lahu yaumal Qiyamah.

Keutamaan Menjawab Adzan

Dari hadits-hadits diatas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa menjawab adzan dan iqamah memiliki keutamaan yang luar biasa diantaranya adalah Mendapatkan Syafaat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Saat Kiamat.

Demikian sedikit uraian tentang jawaban adzan, jawaban, iqomah, dan keutamaan menjawab adzan dan iqomah. Semoga bermanfaat.

Wallahu A‘lam…

Disarikan dari: Al-adzkar an Nawawi